Kamis, 25 Juni 2009

pOEm

MaaFkanLah

Dikala mentari menabur cahaya ke bumi, kau slalu menyemai
Dikala setetes air berkumpul dan mengalir, kau tak pernah menghalangi
Dikala kelopak bunga mekar, kau slalu menghiasinya dengan senyuman
Dikala embun membasahi dedaunan,kau slalu menyejukkan dgn kata nan anggun

Tapi smua itu tlah hancur
Tinggallah puing-puing
tak ada yang tersisa dan kembali lagi
tinggallah mimpi yang kosong

hancu hanya karena sebuah kesalahpahaman
kesalahpahaman yang tak kan ada titik temu
gak kan pernah ada penjelasan sekecap kata pun
gak kan pernah ada ikhtikad kebaikan dan keajaiban
hanyalah dendam
sebuah dendam yang gak kan pernah termaafkan
dendam yang tak termaafkan hanya karena sebuah ketidak jelasan

Haruskah beribu kata maaf terucap dari mulut ini lagi
tapi apalah artinya....
smua itu gak kan pernah ada artinya bagi dia
kekecewaanlah justru yang aku dapat slama ini
rasa bersalah harus ku rasakan slama hidupku....
karna kata maaf...maaf...maaf...dan maaf... takkan berarti baginya
besujud bahkan menangis darah kan tetap sia-sia, tak berarti apapun

by : zhuyien

puisi ini ku buat tuk seseorang, bila
kau membaca aku hanya pesen "thanks for all,
and I hope you give me apologize".


Tidak ada komentar:

Posting Komentar